Kehidupan tak selamanya indah.
Begitupun dengan cinta,
kadang bahagia, kadang lelah, kadang bosan,
kadang senang dan lainnya.
Tergantung bagaimana kita mempertahankan keutuhan cinta tersebut,
ada yang seminggu jadian seminggu kemudian putus, ada yang bertahun2 pacaran dan kandas
di tengah jalan ( ketabrak dong ;D), bahkan ada pula yang bertahun-tahunpacaran dan akhirnya menikah.
Semuanya tergantung bagaimana kita menyikapi hakikat dan arti cinta tersebut.
Beberapa diantara kita beranggapan bahwa cinta hanyalah bullshit,
atau omongkosong belaka.
Ada orang berkata“ Cinta itu seperti fatamorgana di
gurun pasir,semakin kita kejar maka semakin jauh kita mendapatkannya.” Pantas saja tidak ada pepatah
yang mengatakan“ Kejarlah CINTA sampai Negeri Cina.” Tetapi pepatah mengatakan“
Kejarlah ILMU sampai Negeri China.”
Entahlah, aku pun kadang tak begitu mengerti arti Cinta yang
sebenarnya.
Yang aku yakini bahwa setiap insan pasti mempunyai cinta,
disadari atau tidak.Begitupun dengan KITA.
AKU DAN KAMU.
Apakah KITA dinamakan CINTA SEJATI??
Mungkin kita bisa melihat apa itu cinta sejati kepada nenek atau kakek kita
yang telah lama hidup bersama, susah senang, pahit manis mereka lewati bersama.
Sedangkan ika dibandingkan dengan kita, kisah cinta yang baru seumur jagung mungkin.Apakah itu bisa dinamakan Cinta Sejati?Akan
kita lihat sejauh mana kita bisa mempertahankan perjalanan cinta tersebut.CintaSejati membutuhkan Perjalanan.
Cinta Sejati Selalu menemukan jalan.Benarkah?
Kurasa tidak,
karena Cinta Biasa pun selalu menemukan jalan, bahkan dipermudah. Yang
kuyakini bahwa, Cinta Sejati akan selalu setia,
apapun,dimanapun, dan bagaimanapun keadaanya.Seperti Cinta Rasulullah kepada
Allah, kurasa itu merupakan Hakikat Cinta Sejati.Bagaimanapun keadaan Rasulullah,
Beliau tidak pernah lupa kepada zat yang Dicintainya,Beliau selalu mengingat dan mempersembahkan amalan-amalan terbaik untuk Nya.
Walaupun beliau tidak pernah mengetahui bagaimana bentuk dan rupa Sang Zat yang
Maha Kuasa.
Seharusnya begitu.Dan
selalu seperti itu.
Lain hal jika hanya mengingat Nya ketika sedih, dan menjauhi Nya dikala senang.
Lain hal pula jika mencintai hanya karena melihat bentuk dan rupa saja,
rendah sekali jika memang sepertiitu.
Semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial.Sama spesialnya dengan milik
KITA.
Tidak peduli sesederhana apapun itu,.
Cintaa dalah paradox yang membingungkan,
maka meskipun menyakitkan, cinta tetaplah membahagiakan.CintaSejati sama halnya dengan Cinta segitiga sama
kaki, antara AKU,KAMU, dan ALLAH. Allah berada di puncak sebagai tujuan, yang
membuat aku dan kamu menjadi berdampingan.Maka mintalah hanya padaNya, bukan sekedar
agar kita bersama, siapalah kita?Tanpa mendekat KepadaNya,
masing-masing antara kita tidak akan pernah menjadi utuh.
Created by : Maleyha 12

0 komentar:
Post a Comment